Insidenews.id, Purwakarta – Dalam rangka meningkatkan efektivitas, akurasi, dan transparansi sistem pengamanan, dilakukan digitalisasi sistem keamanan melalui pemanfaatan Aplikasi STAR Sinergi.
Inovasi ini dihadirkan sebagai jawaban atas berbagai permasalahan pencatatan kegiatan pengamanan yang selama ini masih dilakukan secara manual.
Menurut Kalapas Kelas IIB Purwakarta Mizan Muhami menjelaskan, bahwa sebelum penerapan aplikasi, pencatatan kendaraan parkir masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan ketidakteraturan data serta menyulitkan proses penelusuran apabila terjadi insiden.
“Selain itu, pencatatan tamu yang masuk dan keluar area juga masih menggunakan buku tamu konvensional, yang dinilai kurang efektif dan rawan kesalahan pencatatan, ” jelas Mizan, Sabtu 13 Desember 2025.
Mizan menambahkan, bahwa permasalahan lain yang dihadapi adalah pencatatan piket kontrol dan patroli petugas yang masih dilakukan secara manual, sehingga menyulitkan proses monitoring kehadiran, waktu pelaksanaan, serta rute patroli petugas pengamanan.
” Di samping itu, pencatatan kegiatan unjuk rasa juga belum terdokumentasi secara digital, sehingga laporan kegiatan belum tersusun secara sistematis dan terintegrasi, ” jelasnya.
Melalui Aplikasi STAR Sinergi, seluruh proses pencatatan tersebut kini dapat dilakukan secara digital, real time, dan terintegrasi dalam satu sistem.
“Data yang dihasilkan menjadi lebih akurat, mudah diakses, serta mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.Sebagai bentuk penguatan fungsi aplikasi, STAR Sinergi juga dilengkapi dengan dua item tambahan, yaitu fitur Parkir Kendaraan dan Pengamanan Lingkungan,” terangnya.
Fitur Parkir Kendaraan memungkinkan pendataan kendaraan secara lebih tertib dan terkontrol, sedangkan fitur Pengamanan Lingkungan mendukung pemantauan kondisi keamanan lingkungan secara berkelanjutan.
“Dengan diterapkannya Aplikasi STAR Sinergi, diharapkan sistem keamanan menjadi lebih modern, profesional, dan responsif terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pengamanan yang berbasis teknologi informasi, ” pungkasnya.



