Insidenews.id, Bandung – Layanan kunjungan bagi keluarga warga binaan (wb) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy Bandung, pada awal tahun 2026 diwarnai insiden penemuan narkoba dan obat keras.
Penggagalan penyelundupan Narkoba dan Obat keras ini,berhasil diantisipasi oleh petugas piket kunjungan dan petugas pengamanan Lapas Banceuy Bandung.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani menjelaskan bahwa seorang ibu hamil usia sekitar 25 tahun, hendak mengunjungi adiknya inisial MS yang ditahan di Lapas Banceuy.
“Ibu hamil ini awalnya berkomunikasi dengan MS lewat wartel khusus lapas, lalu saat akan masuk ke area kunjungan petugas mencurigai gerak-geriknya,”jelas Kalapas Banceuy Eris Ramdani, Sabtu 3 Januari 2026.
Eris menambahkan, ibu hamil ini menyembunyikan narkoba dan obat keras di bagian payudara.
“Narkoba dan obat keras diselundupkan melalui dalam payudara nya, barang nya sabu dan obat keras (tramadol),” terangnya.
Atas upaya penggagalan ini, Kalapas menegaskan langsung berkoordinasi dengan jajaran Sat Narkoba Polrestabes Bandung.
“Dengan adanya upaya penyelundupan yang berhasil digagalkan ini,kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengusutan temuan narkoba dan obat keras ini lebih lanjut,” tegasnya.
Kalapas juga memastikan,dengan kejelian petugas Lapas Banceuy. Menunjukan komitmen kuat dan tegas dalam menjaga Lapas dari zero halinar.
“Komitmen zero halinar di Lapas Banceuy akan terus kami tingkatkan, dan terus menjadi pedoman kerja seluruh jajaran pegawai Lapas Banceuy,” terangnya.
Terpisah Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Andhika Saputra memastikan,bahwa warga binaan inisial MS akan diberikan tindakan tegas karena perbuatannya.
“Sanksi tegas menanti warga binaan inisial MS, terlebih jika terbukti dalam penelusuran narkoba dan obat keras yang ditemukan dipesan oleh dirinya, maka akan mendapatkan sanksi hukuman yang tegas,” terang Andhika Saputra.
Dari hasil penggeledahan kepada wanita hamil yang hendak menyelundupkan barang terlarang, berhasil diamankan 8 plastik kecil narkoba jenis sabu, dan satu plastik obat tramadol.



