Insidenews.id, Bandung – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KA.KPLP) Banceuy Andhika Saputra, mengumpulkan dan menyapa seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy Bandung.
Kegiatan dikumpulkannya WBP ini, sehubungan dengan perkembangan situasi dan kondisi serta pemberitaan negatif yang terjadi di hampir seluruh Lapas & Rutan se Indonesia. Serta adanya tiga kali kejadian penggagalan narkoba dan penemuan bungkus berisi narkoba, dalam kurun waktu satu bulan terakhir di Lapas Banceuy.
KA.KPLP Lapas Banceuy Andhika Saputra mengingatkan, agar WBP senantiasa mentaati peraturan di dalam Lapas.
“Kami memberikan pengarahan kepada seluruh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banceuy Bandunng, untuk terus mengingatkan warga binaan agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban selama menjalani masa pidana di dalam Lapas,”jelasnya, Sabtu 16 Mei 2026.
Andhika menegaskan, seluruh warga binaan untuk menjauhi segala bentuk peredaran dan penyelundupan barang terlarang seperti narkoba, handphone ilegal, senjata tajam, maupun barang lain yang dilarang berada di lingkungan Lapas.
‘Warga binaan diarahkan agar tidak melakukan segala bentuk pelanggaran, yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar khususnya yang merusak citra Lapas,” jelasnya.
KA.KPLP juga mengajak warga binaan untuk selalu berbuat baik, menjaga sikap dan perilaku, serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik dan tertib.
“Kepada warga binaan agar tidak mudah terbawa arus ataupun terpengaruh ajakan negatif baik dari pihak teman sekamar, atau pihak yang memiliki kepentingan tertentu yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban,” jelasnya.
Dalam menjalani masa hukuman, sebagai warga binaan penting menaati seluruh aturan dan tata tertib yang berlaku di dalam Lapas yang sudah disampaikan guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
“Saya berharap dengan kegiatan pengarahan ini, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban,” terangnya.
Kegiatan pengarahan kepada seluruh warga binaan ini, sebagai bentuk peningkatan pengawasan dan kontrol terhadap aktivitas warga binaan serta sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.
“Dengan kegiatan ini, kami memperkuat sinergi antara petugas pengamanan dan warga binaan dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan kondusif dan memberikan penguatan kepada seluruh warga binaan, agar senantiasa menaati tata tertib serta menjauhi segala bentuk pelanggaran dan barang terlarang di dalam Lapas,” pungkasnya.***



